Bila hanya melihat bentuknya, kebanyakan orang mengira jika membuat soal pilihan ganda itu sangat mudah. Hal ini karena pertanyaannya yang relatif simpel dan jawabannya yang relatif singkat. Bobot kognitifnya pun tidak seberat di bentuk soal essay.
Tapi ternyata, cara membuat soal pilihan ganda itu tidak semudah kelihatannya. Bahkan, guru baru dan guru senior pun terkadang kesulitan untuk menyusun soal yang baik dan efektif dengan bentuk ini. Untungnya, pembelajaran lengkapnya ada di sini.
Cara Membuat Soal Pilihan Ganda
Jika Bapak/Ibu bertanya-tanya apa saja bentuk soal yang umum saat ujian, maka jawabannya sangat beragam. Ada yang berbentuk, isi titik-titik dengan jawaban singkat, metode salah benar, logika, dan lain-lain. Tapi, yang paling umum adalah pilihan ganda.
Meskipun eksistensinya sangat umum, namun beberapa tenaga pengajar masih kesulitan saat membuat soal pilihan ganda SD, SMP, SMA, dan jenjang pendidikan lainnya. Karena itu, berikut adalah cara yang bisa Anda terapkan agar hasilnya baik dan efektif!
1. Beri Instruksi yang Jelas
Pertama, Bapak/Ibu perlu memastikan jika instruksinya jelas, apakah siswa harus memilih satu pilihan benar atau beberapa pilihan benar. Jelaskan juga tujuan Bapak/Ibu membuat soal-soal tersebut, misalnya untuk menilai kemampuan siswa dalam mengingat.
2. Pilih Diksi yang Tepat
Ketika melakukan latihan soal, tidak jarang ada siswa yang protes bahwa makna soalnya ambigu atau memiliki maksud ganda. Hal ini membuat mereka bingung memilih jawaban yang benar. Padahal sebenarnya, tingkat kesulitan soal cukup mudah.
Agar soal berkualitas, Bapak/Ibu memang tidak boleh menyusunnya dengan terlalu mudah, tapi bukan berarti dengan memakai diksi yang tidak tepat. Siswa berhak paham apa yang dimaksud dalam soal. Karena itu, hindari pertanyaan harus jelas, tidak boleh bermakna ganda.
3. Cari Pengalih Jawaban yang Masuk Akal
Salah satu masalah yang sering Bapak/Ibu temui saat menyusun soal adalah memastikan jika jawabannya tidak terlalu jelas. Karena itu, buat soal pilihan ganda dan jawabannya dengan baik. Caranya bisa dengan mencari pengalih jawaban yang masuk akal.
Contohnya ketika membuat soal terkait pengetahuan ibu kota negara lain, maka Bapak/Ibu bisa memasukkan kota besar lain di kota tersebut sebagai bagian dari pilihannya. Salah satu yang paling sering membingungkan adalah ibu kota dari Kanada.
Ibu Kota Kanada adalah Ottawa, namun masih banyak orang yang menganggap ibu kotanya adalah Vancouver, Toronto, atau bahkan Québec. Jadi selain Kota Ottawa, pastikan Bapak/Ibu memasukkan ketiga kota di Kanada lainnya sebagai pengalih jawaban.
4. Utamakan Bentuk Pertanyaan Lengkap daripada Pertanyaan Tidak Lengkap
Sebenarnya, ada banyak cara membuat soal yang bisa Bapak/Ibu terapkan. Namun, cara yang paling umum dan yang paling direkomendasikan adalah membuat soal dalam bentuk pertanyaan. Pertanyaan yang tidak lengkap hanya cocok untuk mengisi titik-titik.
Sedangkan untuk pilihan ganda, akan lebih baik jika Bapak/Ibu menyampaikannya dalam bentuk pertanyaan lengkap. Sebagai contoh, soal pilihan ganda bahasa Inggris yang lebih baik adalah “dari berbagai pilihan berikut, mana bahasa Inggris dari merah?”
Usahakan untuk menghindari pertanyaan tidak lengkap seperti, “bahasa Inggris dari merah adalah…”, mengingat bentuk soal tersebut lebih cocok untuk soal mengisi titik-titik.
5. Tempatkan Jawaban Benar Secara Acak Tanpa Pola Khusus
Terkadang, ada siswa yang menebak pola soal secara acak. Contohnya dengan hanya memilih jawaban A atau memakai pola ABCDE ABCDE. Karena itu, untuk menghindari tebakan pola jawaban khusus, Bapak/Ibu perlu menempatkan jawaban secara acak.
Tidak perlu lupa mana yang benar, karena Bapak/Ibu wajib membuat kunci jawaban pilihan ganda setelah selesai membuat soalnya. Jadi, tinggal merujuk pada kunci jawaban tersebut saat memeriksa hasil ujian siswa dengan lebih cepat, mudah, dan efektif.
6. Fokus pada Hafalan dan “Mengingat” di Indikator Penilaian
Tujuan utama pembuatan soal pilihan ganda SMA, SMP, SD, dan jenjang pendidikan lainnya adalah untuk menilai kemampuan mengingat siswa. Karena itu, Bapak/Ibu bisa fokus pada “mengingat” saat membuat indikator penilaian agar tidak keluar jalur.
Cari informasi-informasi penting di dalam materi yang wajib diingat oleh siswa, lalu sulap menjadi soal. Jika Bapak/Ibu ingin menguji kemampuan analisis siswa, maka lebih baik gunakan bentuk soal essay. Hal ini karena cara membuat soal essay yang cukup berbeda.
Meskipun fokusnya pada mengingat, namun Bapak/Ibu juga bisa menerapkan jenis soal HOTS yang memerlukan tingkat kognitif tinggi di pilihan ganda. Namun, waktu analisisnya harus lebih cepat karena jumlah pilihan ganda yang biasanya cukup banyak.
Rata-rata siswa harus bisa mengerjakan satu soal berbentuk pilihan ganda selama 1-3 menit saja. Jadi, Bapak/Ibu sangat boleh memasukkan soal kompleks, namun fokus indikatornya tetap harus mengingat. Contohnya pada soal kompeks di bawah ini!
“Ada empat jenis makanan di atas meja, yaitu roti gandum, telor ceplok, selai kacang, dan alpukat. Jika Andi ingin menyantap makanan utuh, makanan mana yang harus dipilih Andi?”
Pertanyaan tersebut adalah bentuk soal yang lebih kompleks dari pertanyaan dasar, “mana makanan utuh dari beberapa pilihan berikut?”.
7. Jangan Berikan Jawaban Salah Satu Soal di Soal Lain
Pada saat membuat soal pilihan ganda, Bapak/Ibu harus hati-hati agar tidak memberikan jawaban di soal lain. Ini adalah kesalahan yang sangat mungkin terjadi. Karena itu, pastikan Bapak/Ibu selalu membaca ulang semua soal setelah selesai membuatnya.
Contohnya saat Bapak/Ibu sudah bertanya tentang Ibu Kota Kanada di soal nomor 12. Namun di soal nomor 23, Bapak/Ibu malah membuat pertanyaan, “Ottawa adalah Ibu Kota Kanada. Lalu, yang manakah Ibu Kota Jepang?”. Jadi, jawabannya langsung terlihat jelas.
8. Hindari Pilihan Semua Benar dan Semua Salah
Ada salah satu jawaban pada pilihan ganda yang sering Bapak/Ibu temukan, yaitu jawaban semua benar dan semua salah. Sebisa mungkin, hindari pertanyaan yang seperti itu. Bapak/Ibu perlu memilih satu jawaban benar saja, kecuali jika instruksi berbeda.
Cara Membuat Soal dengan Lebih Mudah dan Efektif
Untuk mempermudah proses pembuatan soal, Bapak/Ibu bisa melihat bank soal dan mengambil inspirasi dari sana. Hal ini karena soal dalam bank tersebut sudah tersusun dengan rapi dan sistematis. Jadi Bapak/Ibu tidak perlu khawatir lagi tentang kualitas soalnya.
Bapak/Ibu bisa menemukannya di aplikasi Ujian Sekolah dari UjianSekolah.id, yang bisa membuat proses pembuatan soal jadi lebih cepat dan efisien. Selain bank soal, ada juga fitur lain yang memudahkan, seperti fitur ujian langsung di aplikasi dan fitur koreksi otomatis.
Penutup
Proses pembuatan soal pilihan ganda kini terasa lebih efisien dengan kehadiran aplikasi Ujian Sekolah dari UjianSekolah.id. Jika sekolah tertarik untuk mulai mengaplikasikan sistem ini, bisa segera gunakan aplikasinya untuk efisiensi ujian dan kinerja guru.
Leave your thought here
Your email address will not be published. Required fields are marked *