Di era serba digital seperti sekarang, penggunaan aplikasi ujian yang tidak bisa membuka aplikasi lain sangat membantu pengawas. Cara kerja sistem memungkinkan peserta untuk membuka 1 aplikasi saja selama ujian berlangsung.
Dengan begitu, peserta hanya bisa mengisi soal ujian dengan mengandalkan kemampuan dari dalam dirinya. Tidak bergantung dengan sumber-sumber eksternal lainnya. Baik yang berasal dari Google, aplikasi catatan, hingga aplikasi komunikasi.
Baca Juga :
Aplikasi Ujian Online untuk Sekolah | UjianSekolah.id
Tantangan Ujian di Era Digital
Tidak hanya masalah kecurangan semata, pemanfaatan teknologi digital dalam ujian uja menghadapi beberapa tantangan lainnya. Pihak sekolah perlu memastikan kesiapan antara institusi dan siswa agar pelaksanaan ujian online berjalan lancar.
1. Risiko Kecurangan yang Memanfaatkan Sumber Digital
Dalam pelaksanaan ujian secara online, salah satu tantangan besar yang dihadapi oleh pihak sekolah yakni meningkatnya potensi kecurangan. Selama ujian berlangsung, peserta bisa saja beralih membuka aplikasi lain untuk mencari jawaban yang sesuai.
Misalnya aplikasi browser, catatan digital hingga aplikasi chatting. Untuk itu, sekolah wajib menggunakan aplikasi ujian yang tidak bisa membuka aplikasi lain. Tujuannya agar tidak kecurangan selama ujian dapat berkurang.
Aplikasi yang sudah canggih biasanya memungkinkan peserta untuk melakukan login selama 1 kali saja. Artinya, satu-satunya cara agar bisa keluar dari aplikasi ujian yakni dengan menyelesaikan seluruh soal.
2. Masalah Koneksi dan Perangkat
Selain risiko kecurangan, tantangan lainnya datang dari koneksi internet dan kondisi perangkat. Aplikasi untuk ujian online membutuhkan koneksi internet yang stabil. Gangguan koneksi yang terjadi dapat mengakibatkan peserta kehabisan waktu saat mengerjakan.
Di sisi lain, penggunaan perangkat juga wajib disesuaikan dengan spesifikasi dari aplikasi. Apakah ujian online bisa dilakukan melalui perangkat komputer, laptop, tablet, atau smartphone.
Aplikasi ujian yang tidak kompatibel dengan sistem operasi perangkat dapat menyulitkan peserta ujian ketika mengisi soal. Untuk itu, pihak sekolah perlu menyiapkan perangkat yang kompatibel selama ujian berlangsung.
3. Kesiapan Institusi dan Siswa
Tantangan berikutnya berkaitan dengan kesiapan institusi dan siswa. Meski serba digital, tidak semua sekolah memiliki infrastruktur teknologi yang memadai. Ketidaksiapan ini tetu menghambat pelaksanaan ujian secara online.
Pihak sekolah perlu mempersiapkan ujian online pakai aplikasi apa, server yang andal, jaringan Wi-Fi kuat, hingga jumlah perangkat yang sesuai dengan peserta. Dengan begitu, pihak sekolah dinilai lebih siap melaksanakan ujian online.
Di sisi lain, siswa juga perlu dibekali dengan kemampuan menggunakan aplikasi ujian online. Pihak sekolah boleh menyelenggarakan pelatihan singkat atau simulasi singkat untuk masing-masing siswa.
Baca Juga :
Butuh CBT Online untuk Sekolah? Cek Harga Terbaik Kami!
Pembatasan Aplikasi saat Ujian
Penggunaan aplikasi ujian yang tidak bisa membuka aplikasi lain sudah menyebar ke berbagai sekolah. Aplikasi ini memang menawarkan keunggulan tersendiri untuk pelaksanaan ujian. Berikut beberapa pembatasan yang ditawarkan oleh aplikasi.
1. Deteksi Multitasking
Salah satu fitur penting dari aplikasi ujian online anti curang yakni kemampuan mendeteksi aktivitas multitasking pada perangkat peserta. Sistem aplikasi bekerja secara otomatis memantau apakah peserta berpindah ke aplikasi lain atau tidak.
Selama ujian berlangsung, peserta hanya bisa membuka aplikasi ujian saja. Dengan adanya fitur deteksi ini, peserta ujian lebih fokus pada tampilan soal tanpa terganggu dengan aplikasi lainnya.
2. Pemblokiran Screenshot
Tidak jarang, beberapa aplikasi ujian online berbasis android maupun web memiliki fitur khusus untuk memblokir tangkapan layar. Tujuannya agar peserta ujian tidak bisa menyimpan atau membagikan soal kepada pihak lain.
Orisinalitas dan kerahasiaan soal ujian lebih terjaga berkat fitur ini. Penyelenggara ujian dapat memastikan materi ujian tidak bocor. Penyalahgunaan soal sering kali membawa dampak yang merugikan untuk kegiatan ujian di lingkungan sekolah.
3. Pelacakan Aktivitas Peserta Ujian
Saat ini, aplikasi ujian online juga sudah dilengkapi dengan fitur pelacakan aktivitas peserta. Pengawas dapat memantau soal yang sudah diisi dan belum diisi. Tidak jarang, pihak sekolah juga menambahkan fitur kamera untung meningkatkan pengawasan.
Baca Juga :
UjianSekolah.id Aplikasi Ujian Online Murah Cepat dan Aman
Penutup
Penggunaan aplikasi ujian yang tidak bisa membuka aplikasi lain membawa dampak positif untuk pendidikan. Digitalisasi ujian sekolah di era modern dapat dilakukan dengan mudah menggunakan aplikasi UjianSekolah.id.
Leave your thought here
Your email address will not be published. Required fields are marked *